Selamat Datang Di Situs Resmi Pengadilan Agama Manna. Kawasan Zona Integritas >> Pasti Bersih Melayani dengan Sepenuh Hati >> NO Korupsi, NO Gratifikasi, NO Suap, NO Pungli. Pengadilan Agama Manna Siap Memberikan Pelayanan Terbaik Sesuai dengan Standar yang ditetapkan. Tidak Puas dengan Kinerja Pengadilan...? Silakan Adukan Masalah Anda Melalui Sarana-sarana yang Ada... Pengaduan Anda Dijamin Peraturan Mahkamah Agung Nomor 9 Tahun 2016 Tentang Pedoman dan Penanganan Pengaduan (Whistleblowing System) Di Mahkamah Agung dan Badan Peradilan Yang Berada di Bawahnya.

Seputar Peradilan

Wakil Ketua : Awas! Dosa-Dosa Yang Menghapus Pahala Puasa

Berita kultum ke 2 1 

www.pa-manna.go.id | Kembali, bertempat di Musholah Baitul ’Adl dilaksanakan rangkaian kegiatan Ramadhan 1445 Hijriyah Pengadilan Agama Manna yaitu sholat dzuhur berjamaah, kultum dan taddarus Al-Qur’an. Sebagaimana jadwal sholat Pukul 12.21 WIB dilaksanakan sholat dzuhur yang diimami oleh Panitera Pengganti PTA Bengkulu yang diperbantukan di PA Manna Sahrun, S.Ag.

Berita kultum ke 2 1

Wakil Ketua PA Manna Marlina, S.H.I., M.H yang mendapat giliran menyampaikan cerama agama (kultum) pada hari Rabu, 14 Maret 2024. Dalam kesempatan ini beliau mengambil tema: Dosa-Dosa Yang Menghapus Pahala Puasa. Dengan dihadiri oleh seluruh jamaah musholah beliau mulai menyampaikan dengan sebuah hadits.

hadits anas transformed

“Diriwayatkan dari Anas ra, Rasulullah saw. bersabda : Ada lima perbuatan yang menghapus pahala puasa, yaitu : berbohong, menggunjing, mengadu orang, bersumpah palsu dan memandang)lain jenis) dengan syahwat”.

Wakil Ketua menyampaikan diawal-awal kultumnya bahwa memang goal  dari berpuasa adalah menjadi orang-orang yang bertakwa sebagaimana perintah puasa dalam QS. Al-Baqarah ayat 183. Tetapi untuk menjadi takwa tersebut memang harus bersungguh-sungguh dalam menjalana perintah dan menjauhi larang Allah Taála.

Berdasarkan hadits diatas, beliau menjelaskan salah satu bentuk menjauhi larangan Allah adalah dengan memperhatikan dosa-dosa yang perlu dijauhi selama menjalankan ibadah puasa agar pahala puasa yang diharapkan tidak sia-sia. Dan pada kesempatan ini, beliau menyebutkan dan menjabarkan beserta contohnya 2 dari 5 dosa yang menghapus pahala puasa sebagaimana hadis tersebut.

Pertama, Al-Kadzib (Berdusta/berbohong) yang merupakan perkara yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari hari. Namun disini beliau juga menjelaskan mana perbuatan berbohong yang dibolehkan oleh syariat atau tidak. Kedua, Al-Ghibah (menggunjing/Gosip) ini juga dosa yang harus dihindari selama puasa, perbuatan ini tidak hanya dilakukan oleh wanita saja (sebagaimana lazim orang menyebutnya) tetapi juga kaum laki-laki, karena perubuatan ini tidak mengenal gender.

Diakhir-akhir kultumnya beliau sempat memberikan pesan bahwa jangan jadikan puasa kita sia-sia sebab melakukan dosa-dosa tersebut (berbohong, menggunjing, mengadu orang, bersumpah palsu dan memandang lain jenis dengan syahwat). Semoga ibadah puasa kita mendapatkan ganjaran pahala yang sesuai dan menjadi muttaqin. (Kim)